Beberapa Kejahatan Di Kota Malang Paling Sering Terjadi

Beberapa Kejahatan Di Kota Malang Paling Sering Terjadi – Di dalam perumusan pasal-pasal Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tercantum: kejahatan ialah seluruhnya bentuk perbuatan yg memenuhi perumusan ketentuan-ketentuan KUHP. Beberapa tindakan kejahatan yang sering berjalan yaitu pencurian, penipuan, penganiayaan, dan pemerkosaan. Berdasarkan pasal 462 KUHP, pencurian sanggup diartikan sbg mengambil barang, seluruhnya atau sebagian milik orang lain, bersama tujuan memilikinya dengan cara melanggar hukum.

Sedangkan berdasarkan pasal 378 KUHP, penipuan merupakan ingin menguntungkan diri sendiri dgn melanggar hukum, baik dengan menggunakan nama atau kedudukan palsu, baik dengan perbuatan tipu muslihat, ataupun dgn rangkaian kebohongan, membujuk orang lain biar menyerahkan suatu barang atau agar membuat hutang atau menghapuskan piutang. Penipuan bisa dilakukan oleh siapapun, bahkan orang yang berwajah lugu dapat melakukannya. seterusnya dalam pasal 351 KUHP, Penganiayaan yaitu perbuatan dgn sengaja yg memunculkan rasa tak enak, rasa sakit atau luka dengan cara definitive dalam KUHP tak disebutkan arti dari penganiayaan tersebut. Menurut pasal 258 KUHP, pemerkosaan dirumuskan juga sebagai berikut : barang siapa dgn kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa satu orang perempuan bersetubuh dengannya diluar perkawinan, diancam lantaran melaksanakan perkosaan bersama pidana penjara sewaktu 12 tahun.

Beberapa Kejahatan Di Kota Malang Paling Sering Terjadi

Beberapa Kejahatan Di Kota Malang Paling Sering Terjadi

Tingkat kriminal di Indonesia mengalami kenaikan 6% tiap tahunnya. Persentase itu tetap di bawah angka kejahatan disejumlah Negara lainnya tetapi yg jadi permasalahan merupakan perluasan lembaga permasyarakatan (lapas) di Indonesia 2% tiap tahunnya. menjadi jelas peningkatan kriminil & lokasi penampungan pelaku kriminal tidak sebanding. Akibatnya seluruh lapas yg ada di Indonesia mengalami over kapasitas. Menurut Kriminolog Adrianus Meliala (2009) bahwa : kriminal yang terjadi di Indonesia jauh lebih beruntung, di bandingkan Negara lain bersama jumlah populasi yg sama. Angka kematian di Indonesia dgn jumlah masyarakat 250 juta dgn Amerika 3:1, misalnya di Indonesia ada 2 orang mati dengan cara tak wajar di Amerika bisa 6-7 orang. Di Indonesia, kejahatan tindak kekerasan telah sejak 5 th terakhir ini angkanya seperti gelombang mungil naik turun, maka tak benar kalau dikaitkan semakin tidak sedikit semakin sadis. tetapi apabila bicara data (angka kematian) sebenarnya tidak diikuti dengan angka kejahatan”.

Di kota Malang sendiri khususnya wilayah kecamatan Lowokwaru, tindak kriminal kriminalitas yg paling mendominasi ialah aksi pencurian motor (Curanmor). Beberapa bulan terakhir ini telah mencapai 12 kasus curanmor. di mana yg menjadi korban kebanyakan merupakan mahasiswa. Lebih lanjut bapak Ananta yang bertugas sebagai Reskrim Lowokwaru mengatankan bahwa benar-benar rata-rata korban aksi kriminal curanmor yakni Mahasiswa dari luar Malang. aspek ini karena banyak sekali pendatang khususnya mahasiswa dan bersama lingkup wilayah kota Malang yang sempit. bukti dilapangan bahwasanya kos-kosan , rumah makan atau warung-warung rata rata yakni lokasi yg paling banyak rawan pencurian. Kurangnya kesadaran & serta penyesuaian yang masih terbawa dari daerahnya maka membuat gampang pencuri motor beraksi.

selain kasus curanmor, didaerah malang pula ada tindak kriminalitas penganiayaan, pemerkosaan, & pula pembunuhan. tapi tak banyaknya kasus curanmor. & tak tersangka kejahatan ini biasanya tersangkanya yakni laki-laki.

perihal ekonomi yakni aspek terbesar penyebab tingginya angka kriminal di Indonesia khususnya di wilayah Kota Malang. Manusia cenderung bisa bersikap nekat seandainya telah berkenan dengan urusan himpitan ekonomi, lebih-lebih jika manusianya itu tak mendasari dirinya dengan mental yang kuat. Segala trick akan dilakukannya guna pemenuhan kepentingan ekonomi & keluarga, termasuk bila harus tidak sejalan bersama hukum.

Pemerintah atau Negara berikhtiar untuk menanggulangi kejahatan di mana menanggulangi kriminal mencakup kegiatan mencegah sebelum terjadinya dan memperbaiki pelaku yang dinyatakan bersalah & dihukum dipenjara atau lembaga permasyarakatan. Menurut Widy (2007) bahwa : “Ada tiga langkah utama yang perlu dilakukan dalam upaya mencegah, menanggulangi, dan memberantas kriminil adalah : 1. Memberlakukan hukuman yang tegas terhadap para tersangka kriminil 2. menerapkan sistem keamanan terpadu, 3. Memperbaiki keadaan sosial di lingkungan kira kira